Rebutan Cowok! 2 Remaja Putri Saling Baku Hantam


Berita Dewata - Telah terjadi baku hantam yang di lakukan oleh 2 orang remaja putri, penyebabnya karena rebutan cowok.

Kejadian baku hantam yang dilakukan oleh remaja putri tersebut terjadi pada hari Rabu, 30 juni 2021 berlokasi di di jalan depan ruko Bonsu, Kampung Kebon Kopi, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara. 

Akibat kejadian baku hantam tersebut remaja putri yang bernama Rika mengalami memar dan cakaran di bagian wajahnya dan kaki.

KRONOLOGI KEJADIAN

Remaja putri yang bernama Rika Prastika, umur 24 tahun membuat janji bertemu dengan remaja putri yang bernama Ara di kampung kebon kopi untuk menyelesaikan masalah cowok di antara mereka. Semula berjalan dengan lancar dan adem tanpa adanya ketegangan karena dibicarakan secara baik - baik.

Si Ara ini membawa teman bernama kartika dan Rika tidak ada masalah dengan temannya Ara yang bernama kartika tersebut. Namun yang emosi dan marah - marah di lokasi kejadian adalah Kartika temannya Ara kata si Rika.

Rika Prastika menuturkan sudah tidak ada masalah lagi dengan si Ara dan hubungan mereka sudah baik - baik saja, Namun temannya Ara yang bernama kartika tidak terima dan langsung emosi kepada si Rika Prastika.

Karena Rika Prastika tidak meladeni kemarahan kartika sontak remaja putri bernama kartika ini tambah emosi dan mulai melakukan hantaman ke bagian wajah serta menjambak rambutnya dan mencakar - cakar bagian wajah nya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11 malam dan membuat heboh warga sekitar karena ada perkelahian antar remaja putri di kampung kebon kopi, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.

Korban Rika Prastika merasa bingung kenapa temannya Ara melakukan itu kepadanya, padahal dia tidak ada masalah sama sekali dengan Temannya Ara. Dia hanya ada masalah dengan Ara soal lelaki berinisial A.

Atas kejadian tersebut Rika Prastika langsung melaporkan tindakan kekerasan terhadap dirinya ke Polres terdekat dan masih menunggu pihak kepolisian menangkap tersangka kekerasan tersebut.

Tersangka kekerasan dan pemukulan bisa di jerat dengan pasal 356 KUHP dengan penjara maximal 1 tahun.