Mantra Panca Sembah Bali Lengkap Dengan Penjelasan

Mantra panca sembah atau yang sering disebut mantra kramaning sembah adalah kumpulan mantra - mantra yang diucapkan oleh seseorang yang beragama hindu saat melakukan persembahyangan di tempat - tempat suci seperti pura dan merajan. Ada 5 jenis mantra panca sembah yang harus dikuasai oleh seseorang yang beragama hindu baik pemangku maupun orang biasa.

Mantra Panca Sembah Dan Artinya
Panca sembah diucapkan saat persembahyangan bertujuan untuk meminta perlindungan dan jalan terbaik kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu dituntun di jalam yang benar dan bisa melewati semua rintangan yang ada di dalam diri setiap manusia.

Mantra Panca Sembah Atau Mantra Kramaning Sembah

Berikut ini merupakan mantra kramaning sembah lengkap dan artinya serta mantra panca sembah untuk pemangku di pura maupun di merajan. Mantra panca sembah antara pemangku dan orang biasa semuanya sama dan panca sembah di pura dan panca sembah untuk di merajan juga sama tidak ada perbedaannya. Silahkan disimak urutan mantra panca sembah dan artinya berikut ini.

1. Mantra Panca Sembah Bait Pertama

Persiapan

  • Tanpa menggunakan bunga sebagai mantra pembuka.

Mantra

  • Om atma tatwatma suddhamam swaha.

Artinya

  • Ya tuhan, atma atau jiwa dan kebenaran, bersihkanlah hamba.

Dengan tangan kosong atau sembah puyung, silahkan cakupkan tangan dan pusatkan pikiran serta ucapkan mantra panca sembah pertama tersebut.

2. Mantra Panca Sembah Bait Kedua

Persiapan

  • Menggunakan bunga berwarna putih.

Mantra

  • Om aditya sya param jyoti, Rakta teja namo stute, Sweta pangkaja madyasta, Bhaskara ya namo stute, Om rang ring sah parama cintya yenamah swaha.

Artinya

  • Ya tuhan, Sinar Hyang Surya yang maha hebat, Engkau berwarna merah, hamba memuja Engkau, Hyang Surya yang berstana di tengah - tengah teratai putih, Hamba memuja Engkau yang menciptakan sinar matahari berkilau.

Mantra Panca Sembah dengan menggunakan bunga berwarna putih dan ditujukan ke Ida Sang Hyang Widhi yang dalam wujudNya sebagai Hyang Surya atau Siwa Aditya.

3. Mantra Panca Sembah Bait Ketiga

Persiapan

  • Kuwangen atau bunga warna warni.

Mantra

  • Om nama dewa adhi sthanaya, Sarwa wiapi wai siwa ya, Padmasana eka pratisthaya, Adhanareswaraya namonamah.

Mantra Tambahan Saat Saraswati

  • Om brahma putri maha dewi, Bramanyam brahma wandhini, Saraswati sayadnyanam, Pradnyana ya saraswati, Om saraswati dipata ya namah swaha.

Mantra Tambahan Saat Di Pura Khayangan Jagat

  • Om brahma wisnu iswara dewam, Jiwat manam tri lokanam, Sarwa jagat prastiyanam, Sawra roga wisnu cirtam.

Mantra Tambahan Saat Di Pura Mrajapati atau Pura Dalem

  • Om ang brahma prajapati sresta, Swayem bhu paradham guru, Patmayoni catur watra, Brahma skayem unceyate, Om rang ring syah parama cintya ye namah swaha

Artinya

  • Ya Tuhan, kepada dewata yang bersemayam pada tempat yang luhur, kepada Hyang Siwa yang berada di mana - mana, kepada dewata yang bersemayam pada tempat duduk bunga teratai di suatu tempat, kepada Ardhanaresvari hamba memujua.

Mantra kramaning sembah bait ke 3 ini bersembahyang dengan kawangen dan jika tidak membawa kawangen bisa memakai bunga panca warna atau bunga warna - warni. Mantra panca sembah bait ke 3 ini ditujukan kepada istadewata pada hari dan ditempat persembahyangan yang sedang berlangsung.

4. Mantra Panca Sembah Bait Keempat

Persiapan

  • Kawangen atau Bunga Panca Warna

Mantra 

  • Om anugraha mano hara, Dewa data nugrahaka, Archanam sarwa pujanam, Namah sarwa nugrahaka, Om dewa dewi maha sidhi, Yajnanga nirmalatmaka, Laksmi sidhis ca dirgahayu, Nirwigenha sukha werdhis ca, Om sryam bhawantu, Shukham bhawantu, Purnham bhwantu, Om ksama sampurna ya namah swaha.

Artinya

  • Ya tuhan, Engkau yang menarik hati pemberi anugrah, anugrah pemberian dewata, pujaan segala pujaan, hamba memujaMu sebagai pemberi segala anugrah. Kemahasiddhian pada dewa dan dewi berwujud jadnya suci. Kebahagiaan, kesempurnaan, panjang umur, bebas dari rintangan, kegembiraan dan kemajuan rohani dan jasmani.

Panca sembah di pura ini menggunakan sarana berupa kwangen dan jika tidak membawa kawangen bisa menggunakan bunga panca warna atau bunga warna warni.

5. Mantra Panca Sembah Bait Kelima

Persiapan

  • Tanpa menggunakan sarana bunga (sembah puyung)

Mantra

  • Om dewa suksma parama cintya ya namah swaha, Om santih, santih, santih, om

Artinya

  • Ya Tuhan, Hamba memuja Engkau dewataa yang tidak terpikirkan, maha tinggi dan maha gaib. Ya Tuhan, anugrahkan kepada hamba kedamaian, damai di hati, damai di dunia dan damai selalu.

Mantra kramaning sembah yang terakhir ini hanya berupa sembah puyung atau sembah tanpa menggunakan bunga - bungaan dan sebagainya. 

Itulah mantra panca sembah pemangku maupun orang - orang yang ingin bersembahyang di pura maupun ring merajan masing - masing. Untuk pengucapannya silahkan cari video tentang mantra panca sembah mp3 agar tahu bagaimana cara mengucapkan mantra kramaning sembah / mantra panca sembah bali dengan benar dan tepat.

Menyajikan info menarik dan akurat disekitar kita

Post a Comment